Antisipasi Unjuk Rasa, Ratusan Polisi Berlatih Dalmas

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kesiapan personil Polisi, dibutuhkan setiap saat. Untuk itu, petugas perlu terus dilatih dalam pengendalian masyarakat (Dalmas). Inilah yang dilakukan Polresta Malang Kota yang menggelar pelatihan pencegahan unjuk rasa di halaman Mapolresta Malang Kota, Jumat (15/02/2020). Ratusan personil Polisi mengikuti kegiatan pengendalian masyarakat (dalmas).

 

Ratusan Polisi berlatih dalmas untuk mengantisipasi unjuk rasa.

 

LATIHAN melibatkan KBO Sabhara, Ps Paurlat Bagsumda, 2 pers Sabhara, unit K9, dan  urkes selaku tim medis. Hadir dalam giat itu, Wakapolresta Malang Kota, AKBP Setyo Koes Heriyanto, Kabagops Polresta Malang Kota, Kompol Sutantyo, Kabag Sumda Polresta Malang Kota, Kompol Yuli Purnomo dan Kasat Sabhara Polresta Malang Kota, Kompol Suko Wahyudi.

Kepala Satuan Sabhara Polresta Malang Kota, Kompol Suko Wahyudi menjelaskan, kegiatan dalmas dilakukan secara rutin. Salah satu keperluannya adalah pelatihan pengamanan unjuk rasa. “Latihan dalmas rutin dilaksanakan. Ini untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu diperlukan. Harus siap setiap saat. Kegiatan ini diikuti 35 Dalmas Polwan dan 140 Dalmas Polki,” terangnya.

Latihan dalmas diawali dengan anggota Polwan melakukan negosiasi kapada pengunjuk rasa, agar meyampaikan aspirasi dengan tertib. Selanjutnya, dihadirkan Polki menggunakan sepeda motor, guna mengendalikan massa. Selain itu, juga dberikan drill dasar, sikap pokok, siaga dan dorong.

“Materi yang diberikan terkait aplikasi sikap tangan berkait, sikap pegang tali dalmas, kompi dorong, kompi dorong maju, kompi maju dan K9,” lanjut mantan Kapolsek Kedungkandang ini.

Pada bagian akhir, diturunkan pasukan pengurai massa (raimas). Dalam prakteknya, jika dalam aksi unjuk terjadi anarkis, akan dilibatkan water canon. (ide/mat)