Angin Kencang, “Trembesi” Tumbang Timpa Sekolah Dasar

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang, menumbangkan tiga pohon dilokasi yang berbeda, salah satunya menimpa bangunan SDN Panggungrejo 01, Kepanjen, Jumat (25/1/2019).

 

Pohon trembesi tumbang menimpa SDN Pangungrejo 01 Kepanjen.

 

Pemotongan dan evakuasi pohon tumbang di Sedayu, Turen oleh relawan BPBD dan PMI Kab Malang.

DITEMUI disaat melakukan pemotongan dan evakuasi pohon trembesi yang tumbang dan menimpa SDN Panggungrejo 01, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Leonardus Agus Supardi menyampaikan bahwa robohnya pohon trembesi diakibatkan hujan deras yang disertai angin kencang.

“Meski intensitas hujan tidak terlalu lama, sekitar satu jam, namun disertai terpaan angin kencang, sehinga pohon trembesi di tepi jalan raya Panggungrejo, tumbang dan menimpa SDN Pangungrejo 01,” terang Leonardus.

Beruntung robohnya pohon yang berdiameter cukup besar, terjadi seusai jam kegiatan belajar mengajar, sehingga tidak ada korban jiwa maupun cedera. “Kejadiannya pukul 14.30, kegiatan sekolah sudah selesai, sehingga pohon hanya menimpa ruang kelas yang kosong,” jelas pria yang akrab disapa Leo.

Rusaknya ruang kelas di SDN Pangungrejo 01, praktis akan mengganggu kegiatan belajar mengajar, hal itu diungkapkan oleh Kepala Sekolah SDN Pangungrejo 01, Budi Utomo. “Pasti mengganggu proses belajar, karena dua ruang kelas rusak, yakni kelas 3 A dan B. Namun kami tidak akan meliburkan siswa, hanya siwa yang ruang kelasnya rusak sementara akan masuk sore, sembari nanti diperbaiki,”papar Budi.

Sebagai Kasek, Budi mengaku belum bisa menaksir, berapa kerugian yang diderita karena rusaknya ruang kelas. “Kami belum berani memastikan berapa nilai kerugiannya, saat ini pohon masih belum selesai di evakuasi, kami belum berani masuk untuk melihat kerusakan yang terjadi,”tandasnya.

Disaat yang bersamaan, belum usai proses evakuasi pohon trembesi yang tumbang dan menimpa SDN Pangungrejo 01, di Kecamatan Turen, terjadi dua peristiwa pohon roboh.

“Barusan ada laporan masuk, terjadi pohon tumbang di Desa Sedayu dan Tanggung, Kecamatan Turen,”ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang.

Tanpa sempat istirahat, relawan BPBD dan PMI Kabupaten Malang langsung menuju Turen. Pohon sono keling yang tumbang di jalan raya Gondanglegi – Turen di Desa Sedayu, sempat membuat kemacetan, pasalnya robohnya pohon persis melintang ditengah jalan.

“Selain di Sedayu, kejadian pohon tumbang juga terjadi di Desa Tanggung dekat stadion Kedok, kami harus membagi tim menjadi dua untuk melakukan evakuasi,”papar Kasubsi Penangulanggan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Beruntung meski sempat menimbulkan kemacetan, robohnya pohon yang melintangi jalan raya tidak sampai mengakibatkan korban. “Tidak ada korban baik jiwa maupun cedera, begitu juga yang di Tanggung,”pungkas Mudji Utomo. (diy)