Anak-anak Rawan Dicekoki Paham Radikalisme Lewat HP

MALANG, TABLOID JAWA TIMUR.COM – Para guru dan orang tua harus mengawasi anak didiknya secara ketat, menyusulnya semakin maraknya paham radikalisme yang mengarah pada terorisme. Sebab, tak jarang, paham tersebut disebarkan melalui handphone (HP) yang setiap hari dipegang anak-anak.

 

mengawasi anak-anak bermain HP android dengan teknologi tinggi.
Para guru dan orang tua harus mengawasi anak-anak yang membawa HP dengan teknologi tinggi, karena paham radikalisme bisa disebarkan lewat HP.

PESAN INI disampaikan Bupati Malang, Jawa Timur, Dr. H. Rendra Kresna  kepada para guru —melalui Kepala Dinas Pendidikan— saat silaturahmi dalam rangka penjagaan wilayah di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (16/05/2018) siang.

Acara ini  dihadiri Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna, Ketua DPRD Hari Sasongko, Dandim 0818 Malang – Batu, Letkol (Inf) Feri Muzzawa, dan Wakapolres Malang, Kompol Deky Hermansyah, dan sejumlah undangan lainnya.

“Dengan berkembangnya teknologi,  hampir semua anak sekolah,  mulai dari SD, memegang HP android. Kita tahu, begitu banyak hal yang tidak semestinya dikonsumsi  anak kecil. Jika paham radikalisme merasuki dan memasuki pemikiran mereka, tentunya ini sangat mengkhawatirkan. Saya tegaskan agar para guru memperhatikan kondisi siswanya,” himbau bupati.

Dalam kesempatan itu, Ketua Partai Nasdem Jawa Timur ini  meminta agar masyarakat tetap tenang.  “Adanya teroris dan penangkapan di wilayah Kabupaten Malang, masyarakat tidak usah panik, tapi harus tetap waspada,” katanya.

Bupati Malang juga menghimbau kepada para kepala desa dan lurah agar meningkatkan kewaspadaan dan siaga, dengan mengaktifkan siskamling. “Dulu,  ada aturan,  bagi tamu atau pendatang 1 X 24 jam,  wajib lapor. Hal itu agar diterapkan kembali,” tegasnya.  (diy)