Agus Gratis Masuk Balekambang, Lahir Agustus Gratis Masuk Ngliyep

Wisatawan yang namanya Agus, gratis masuk Pantai Balekambang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kamu lahir di bulan Agustus? Atau namamu Agus? Ini ada kabar gembira dari pengelola Pantai Balekambang di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, dan Pantai Ngliyep di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, keduanya masuk wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Manyambut HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020 ini, manajemen kedua wisata pantai tersebut membebaskan biaya masuk bagi wisatawan bernama Agus atau lahir di bulan Agustus.

 

Pantai Balekambang yang romantis di malam hari.

 

HAL INI disampaikan Direktur Utama PD. Jasa Yasa —pengelola sejumlah tempat wisata di Kabupaten Malang, termasuk Balekambang dan Ngliyep— Ahmad Faiz Wildan, Rabu (05/08/2020) petang di kantornya. “Ini tradisi PD. Jasa Yasa yang kemudian diapresiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang. Jadi, kami bersinergi. Ini agenda tahunan menyambut kemerdekaan RI yang sudah berlangsung  sejak 2016 atau 2017,” katanya.

Pantai Balekambang yang mempesona.

Dengan demikian, masih kata Ahmad Faiz Wildan, tiket gratis masuk Pantai Balekambang dan Ngliyep ini tidak berlaku bagi semua pengunjung. “Hanya wisatawan yang bernama Agus saja yang bebas masuk Pantai Balekambang.  Sedangkan yang lahirnya bulan Agustus, meskipun namanya bukan Agus, free masuk Pantai Ngliyep,” ujarnya lagi

Ahmad Faiz Wildan.

Untuk membuktikan yang bersangkutan bernama Agus atau lahir di bulan Agustus,  menurut Gus Wildan —panggilan Ahmad Faiz Wildan—  cukup menunjukkan identitas diri berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau KK (Kartu Keluarga) bagi wisatawan yang belum memiliki KTP atau identitas diri lainnya yang menyebutkan bahwa wisatawan yang bersangkutan bernama Agus atau lahir di bulan Agustus.

Kebijakan ini juga akan diterapkan di wisata alam Dewi Sri yang berada di Kecamatan Pujon dan Pemandian Metro yang berada di Kecamatan Kepanjen. “Tolong dicatat ya Mas, untuk Dewi Sri dan Pemandian Metro, gratis bagi panti anak yatim piatu,” katanya.

Mengenai penerapan protokol  kesehatan COVID-19, Tim Pemasaran dan Promosi PD. Jasa Yasa, Angga mengatakan, pihaknya sudah siap menerapkannya. “Mulai tempat cuci tangan, handsanitizer sudah kami sediakan di beberapa titik dengan jumlah yang sangat cukup. Bagi wisatawan kami himbauan menggunakan  masker, dan harus selalu jaga jarak,” terangnya. (div/mat)