TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Para murid SD menjalani Ujian Akhir Sekolah Tahun ajaran 2020/2021 di SDN Blimbing 3 Kota Malang dengan melaksanakan protokol kesehatan ketat.

99% Murid SD/MI Kota Malang UAS di Sekolah

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Siswa kelas 6 SD/MI mulai mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) tahun ajaran 2020/2021, Senin (26/04/2021). Meski dalam kondisi pandemi COVID-19, namun hampir 99 persen murid kelas 6 SD/MI di Kota Malang, Jawa Timur, menjalani ujian di sekolah.

 

Para murid SD menjalani Ujian Akhir Sekolah Tahun ajaran 2020/2021 di SDN Blimbing 3 Kota Malang dengan melaksanakan protokol kesehatan ketat.

 

“INI LAPORAN masuk ke saya, hampir 99 persen murid ujian di sekolah. Seandainya ada yang ujian di rumah,  itu kemungkinan karena mereka dibawa orang tua ke luar kota sebelum Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Jawa Timur, Suwarjana, Selasa (27/04/2021).

Para murid SD menjalani Ujian Akhir Sekolah Tahun ajaran 2020/2021 dengan melaksanakan protokol kesehatan ketat.

Menurut Suwarjana, untuk siswa yang tidak enak badan dan merasa gejala sakit, disarankan menjalani ujian di rumah. Dikbud Kota Malang sangat bersyukur dan berterimakasih kepada masyarakat yang ternyata sangat mempercayakan Dikbud untuk menggelar Ujian Akhir Sekolah secara online.

“Alhamdulillah, terimakasih dukungan dari masyarakat,  terlebih orang tua murid. Ternyata orang tua masih mempercayakan kepada kami untuk menggelar ujian tatap muka di sekolah,” katanya.

Sekitar 13 ribu siswa SD/MI Kota Malang saat ini sedang menjalani ujian, berasal dari 195 SD Negeri dan 67 MI. “Mereka semua mengikuti ujian dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Dalam satu kelas,  hanya berisi 50 persen. Jadi  hanya sekitar 14 anak saja. Pengawas juga ada 3 orang. Dua untuk pengawas ujian, dan 1 pengawas promotor. Yang bertugas mengawasi barangkali koneksinya terganggu, bisa langsung gerak cepat membantu siswa,” papar Suwarjana.

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang ini menambahkan, para murid tak hanya menggunakan laptop pribadi untuk ujian, tapi ada juga yang di laboratorium komputer sekolah. (div/mat)