800 Polisi Amankan TPS di Malang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM –  Sebanyak 800 personil Polri, TNI 2 SSK, Satpol PP dan Limas, diterjunkan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kota Malang Pemilu, Rabu (16/04/2019). Apel Gelar Pasukan dalam Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pungut dan Hitung Suara di TPS, digelar di Alun-alun Malang, Selasa (16/04/2019).

 

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri bersama Komandan Kodim 0833/Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson mengecek kesiapan pasukan pengamanan Pemilu di Alun Alun Kota Malang.

 

KAPOLRES Malang Kota, AKBP Asfuri mengungkapkan, apel tersebut digelar sebagai langkah antisipasi adanya potensi kerawanan yang mungkin terjadi saat tahap pungutan dan penghitungan suara di TPS.

“Seperti peningkatan potensi massa dan adanya intimidasi dari oknum masyarakat. Kami melakukan pengamanan dengan mengerahkan 800 personil Polri, TNI 2 SSK serta Satpol PP dan Limas,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya melakukan plotting  (pergeseran) pasukan yang terdiri dari satu anggota Polisi yang berjaga di lima sampai enam TPS. Selain itu, diperkuat juga dengan 10 – 12 Linmas. Mereka melakukan  pengamanan sampai proses perhitungan suara selesai.

“Setelah melakukan pengamanan di TPS, akan bergeser ke PPK. Apabila ada gangguan, segera melakukan laporan dan rekap untuk melakukan tindak lanjut menuju lokasi,” lanjutnya.

Asfuri mengungkapkan, pihaknya memberikan tambahan personil di TPS khusus. Seperti Lapas Lowokwaru dan Lapas Wanita Sukun. Sebab, situasi dan kondisinye berbeda dengan lainnya.

Untuk mengantisipasi serangan fajar, pihaknya sudah membentuk tim koordinasi dengan Bawaslu.  “Apabila ditemukan adanya masyarakat atau kelompok yang melakukan money politics, disampaikan ke Bawaslu, dilanjutkan ke Gakkumdu,” pungkasnya. (ide)