TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Dr. Ir. Rita Hanafie, MP, kini menjadi Wakil Rektor III UWG.Dekan Fakultas Ekonomi, UWG, Dr Sodik, SE MSi, Katua Jurusan Akutansi, Dr Anna Sopana usai membuka perlombaan.

41 Tim Berlaga di Accounting Competition V UWG

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Universitas Widyagama Malang (UWG) menggelar Accounting Competition V antar perguruan tinggi se Jatim, Sabtu (14/03/2020) di kampus setempat. Lomba yang diikuti 41 tim dari 15 perguruan tinggi di Jatim ini dibuka Dr. Ir. Rita Hanafie, MP, Wakil Rektor III UWG.

 

Dr. Ir. Rita Hanafie, MP, kini menjadi Wakil Rektor III UWG.Dekan Fakultas Ekonomi, UWG, Dr Sodik, SE MSi, Katua Jurusan Akutansi, Dr Anna Sopana usai membuka perlombaan.

 

Dr. Ir. Rita Hanafie, MP, profesi akuntansi sangat dibutuhkan di berbagai bidang, karena itu akuntan menjadi profesi yang  menarik dan diperebutkan banyak orang. Karenanya harus meningkatkan kompetensi dan mampu bersaing secara global.

“Salah satu cara meningkatkan kompetensi itu adalah dengan menggelar lomba. Accounting Competition antar perguruan tinggi se Jatim ini sudah yang kelima kalinya. Semoga ini menjadi tradisi, dan ke depannya profesi akuntan akan semakin berkembang,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi, UWG, Dr. Sodik, SE, Msi, menjelaskan, mahasiswa sebagai generasi muda harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi. Salah satu caranya, berkompetisi dalam perlombaan. Selain itu komunikasi harus dikuasai agar dapat bersaing dengan akuntan dari negara lain.

“Peningkatan kompetensi untuk menghadapi persaingan. Karena itu, dalam pembelajaran harus disesuaikan,  baik secara praktis maupun  teoritis. Karena ini bagian dari mempersiapkan akuntan muda. Untuk pasar global, modal pengusaan bahasa sangat penting agar bisa memahami,” lanjut Dekan FE.

Sementara itu, Kepala Jurusan Akutansi UWG, Dr. Anna Sopana menyebut, ada lima  kompetensi dasar yang harus dikuasai seorang akuntan, mulai toefl, dasar-dasar fisik IT, accounting composition. “Nantinya, akuntansi tidak hanya dari sisi ilmu, tetapi juga dari teknologinya,” ujar Anna.

Anna Sopana menjelaskan, jumlah peserta lomba kali ini, sebanyak  41 tim dari 15 perguruan tinggi di Jatim. “Ada peserta baru, dari Universitas Trunojoyo, Madura. Kita mentargetkan untuk menyiapkan lulusan kita dapat  bersaing. Kalau dengan kompetisi, akan menjadi tahu kemampuan peserta dari luar,” tegasnya. (ide/mat)