2 Tahun Lagi KEK Singosari Jalan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Wakil Bupati Malang, Jawa Timur, Drs. HM Sanusi, MM, berharap dalam dua tahun ini, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari sudah selesai dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Malang Raya.

 

Wakil Bupati Malang, Jawa Timur, Drs. HM Sanusi, MM, Wali Kota Malang Sutiaji dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko siap sukseskan KEK Singosari.

 

“SEMUA stakeholder siap mendukung program nasional ini,  baik sektor penunjang pariwisata, industri pengolahan, ckuster komoditas, UMKM, potensi elektronifikasi, ekonomi syariah dan start up,” kata Sanusi, Jumat (18/01/2019).

”Insya Allah dalam dua minggu lagi, pemerintah pusat melahirkan PP (Peraturan Pemerintah) terkait pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari berbasis pariwisata berpusat di Kecamatan Singosari serta didukung Kecamatan Lawang,” terangnya.

Nantinya, konsep destinasi wisata di KEK Singhasari meliputi distrik icon heritage tourisme, MICE (meeting, incentive, convention and exhibition) bisnis showbiss, distrik digital ekonomi, inkubator education center. KEK Singhasari memiliki luas 120,3 hektar dengan nilai investasi sekitar Rp 8,29 Triliun memiliki proyeksi serapan tenaga kerja sebesar 11.526 per tahun dengan rencana bisnis konsep pengembangan pariwisata dan ekonomi digital.

Dia menambahkan, benturan regulasi  pernah dialami ketika membangun jalan yang ada di desa, tepatnya di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo sebagai desa wisata menuju kawasan nasional Bromo Tengger Semeru.

“Pihak Perhutani mengingatkan karena lokasi akses atau jalan yang dibangun tersebut dalam hak pengelolaan Perhutani. Harapannya, hasil kajian para akademisi tentang PP itu kelak berbuah hak pengelola dari Perhutani bisa diserahkan kepada Pemkab Malang,” pungkas wabup. (iko)