13 Desainer Ramaikan Batik Fashion Festival 2018

SURABAYA,TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sebanyak tiga belas perancang busana asal Jawa Timur meramaikan Batik Fashion Festival 2018, yang diselenggarakan di ITC Mall Surabaya. Fashion yang diprakarsai Asosiasi Pengusaha Perancang Model Indonesia (APPMI) DPD Jawa Timur ini, dibuka secara langsung oleh Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), Fatma Saifullah Yusuf.

 

 

Suasana peragaan busana batik.

DALAM kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya ini, setiap perancang busana diberi kebebasan untuk menampilkan berbagai rancangan dan kreasi, dengan motif maupun tema yang berbeda-beda, asalkan mengangkat ciri khas batik dari masing-masing daerah di Jawa Timur. Salah satu karya unik busana batik adalah kreasi rancangan desainer Dyan Nugra.

Perancang asal Kota Surabaya ini membuat lima busana batik untuk pesta pantai, dengan paduan corak batik Ponorogo Kawung dan Lurik. Dimana tema batik ini terinspirasi dari keindahan bunga Verbena, yang tumbuh di wilayah Gunung Semeru. “Agar lebih menarik dan menonjolkan corak batiknya, saya menambahkan hiasan mutiara serta topi,” terang Desainer Dyan Nugra.

“Dengan berbagai potongan mulai dari celana Palazo yang melebar dibagian bawah, mini dress dan Sabrina, busana-busana batik ini dibuat dengan warna-warna bunga Verbena seperti merah maroon, ungu, merah muda dan magenta yang membuat busana batik ini cocok untuk kegiatan bertema pantai,” ungkap Dyan Nugra lagi.

Diharapkan dengan kegiatan ini semakin memasyarakatkan batik, dan mengangkat kearifan lokal batik setiap daerah. “Karena sudah diakui UNESCO, saya ingin batik digunakan untuk berbagai kegiatan maupun keseharian serta semakin disukai masyarakat, khususnya generasi muda. Saya sendiri mengenakan batik karena saya suka batik,” jelas Fatma Saifullah Yusuf yang ditemui seusai acara. Sementara itu, dalam Batik Fashion Festival 2018 ini, masing-masing desainer menampilkan paling sedikit lima rancangan busana batik. (ang)