1.500 Karateka se Jawa Bali Berlaga di Kostrad Singosari

Sebanyak 1.500 karateka mengikuti Kejuaraan Karate se Jawa – Bali, di GOR Vira Yudha Markas Divisi Infanteri (Madivif) 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/12/2019) siang. Kejuaraan yang dibuka Bupati Malang, HM Sanusi ini memperebutkan Piala Bupati dan Ketua FORKI Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sebanyak 1.500 karateka mengikuti Kejuaraan Karate se Jawa – Bali, di GOR Vira Yudha Markas Divisi Infanteri (Madivif) 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/12/2019) siang. Kejuaraan yang dibuka Bupati Malang, HM Sanusi ini memperebutkan Piala Bupati dan Ketua FORKI Kabupaten Malang.

 

 

Bupati Malang, HM Sanusi menyerahkan piala bergilir bupati kepada panitia penyelenggara kejuaraan karate di Kostrad, Singosari, Malang.

SALAH SATU panitia mengatakan, 1.500 peserta ini bertanding di berbagai kelas. “Mereka berasal dari 51 kontingen, meliputi 10 perguruan tinggi, 15 kabupaten/kota, dan 5 provinsi, meliputi Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selaran, dan Jawa Barat,” katanya.

Karateka cilik mengikuti Kejuaraan Karate se Jawa – Bali, di GOR Vira Yudha Markas Divisi Infanteri (Madivif) 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Bupati Malang, HM Sanusi berterima kasih dan memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi terselenggarakan kejuaraan ini. ”Mudah-mudahan kejuaraan ini mampu menjadi wadah yang strategis dalam melahirkan atlet-atlet karate yang berprestasi,” katanya.

Menurut bupati, olahraga karate di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang positif. Bahkan, patut diapresiasi, karena atlet yang mewakili Indonesia di cabang olahraga karate pada SEA Games 2019 Philipina, berhasil membawa pulang sembilan medali ke tanah air. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi segenap insan pecinta olahraga karate di Indonesia, sekaligus dapat dijadikan motivasi bagi atlet-atlet muda agar semakin semangat berlatih.

Mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini berharap, melalui kejuaraan karate ini dapat menjadi  panggung untuk menunjukkan bakat dan kemampuan diri. “Terus junjung tinggi semangat,  sportivitas,  dan fair play. Mudah – mudahan gelaran Piala Bupati dan Ketua Umum FORKI Kabupaten Malang tahun ini mampu menciptakan pertandingan yang kompetitif, sehingga akan muncul juara sesungguhnya dengan skill dan kemampuan terbaik yang siap untuk berlaga di level kompetisi yang lebih tinggi lagi,” pungkas  Sanusi. (bri/mat)